Menghitung kebutuhan kertas untuk pembuatan dus packaging (kotak kemasan) membutuhkan ketepatan agar hemat bahan (minimal sisa/waste) dan mencegah kesalahan ukuran saat proses potong dan lipat.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah beserta tips praktisnya:
1. Memahami Struktur Usuk & Area Kertas (Panjang x Lebar)
Jangan hanya menghitung ukuran kotak jadi (Panjang x Lebar x Tinggi). Anda harus menghitung ukuran bentangan (flat layout/die-line).
2. Tentukan Tata Letak (Layout/Imposisi) pada Lembar Plano
Kertas industri umumnya dijual dalam ukuran Plano (misal: 65 \times 100\text{ cm}, 79 \times 109\text{ cm}, 61 \times 86\text{ cm}, atau 70 \times 100\text{ cm}).
Tips Optimasi Layout:
Gunakan Teknik Interlocking / "Saling Kunci" (Saling Hadap):
Jangan menyusun pola dus secara searah jika bentuknya memiliki lidah/kuping yang menonjol. Putar pola 180^\circ selang-seling agar lidah penutup saling mengisi celah kosong. Ini bisa menghemat kertas hingga 10\% - 20\%.
Sisa Pinggir (Margin Cutting & Gripper):
Sisakan jarak minimal 0.5\text{ cm} antar pola untuk pisau potong/pisau pond (die-cut).
Sisakan jarak 1\text{ cm} - 1.5\text{ cm} di area pinggir kertas plano untuk pegangan mesin cetak (gripper).
3. Rumus Menghitung Jumlah Kertas Plano
Setelah mengetahui berapa banyak pola bentangan dus yang muat dalam 1 lembar plano (misal: N pcs per plano)
Jika masih ada yang ingin ditanyakan bisa menghubungi kami di kontak website.
semoga bermanfaat :))




